Senin, 03 Juni 2013

Electrical Engineering Day 2013 (part 4)



Di post sebelumnya saya udah nambahin review 5 buah karya di EE Day 2013, sekarang saya mau review 5 karya lainnya. (intronya masi tetep coppas dari post sebelumnya).
Writer’s note : ga semua karya saya post disini karena emang ga semua stand saya datengin, selain karena ini berdasarkan pemahaman dan pandangan subjektif jadi tolong kasi tau saya kalo ada yang salah, termasuk nama bener topik TA nya dan anggota timnya.

1.     Robotina alias robot ikan. Sesuai namanya Robot yang panjangnya sekitar 1 meter ini bisa berenang di air. Walaupun di EE Days ga bisa didemoin tapi udah ada video yang membuktikan kalo robot ini ga tenggelam kalo dimasukin ke air dan bisa bergerak secara 3 dimensi (maju, kanan, kiri, atas, bawah) sambil menerima perintah dari PC/latpop yang udah dikoneksikan pake wireless (bisa pake smartphone juga kalo smartphone udah terkoneksi sama PC nya) tapi jangan dibayangin robotina udah bisa lompat keluar dari air kaya lumba-lumba ya.

 
Yang oranye itu Robotina, kalo yang item itu pendahulunya

2.   Cloud robotic. Salah satu media narsis pejuang Juli di aula timur. Sistem kendali jarak jauh robot menggunakan internet wireless. Robot ini punya 2 fungsi yaitu fungsi crowd detection dan interaction. Untuk crowd detection, robot ini bisa mengetahui apakah orang yang berdiri didepannya itu sendirian atau tidak, kalo orang itu tidak sendirian robot akan bergerak mendekati. Nah kalo interaction ini kamu bisa ngasi perintah (command suara) ke robot melalui laptop, dan entah dasarnya narsis atau apa, interaksi yang dilakukan robot adalah memotret orang didepannya lalu diupload ke facebook.

 
Robot yang dipake sebagai platform

3.    Future kindergarten. Sistem untuk mengawasi sebuah kindergarten dimana orang tua anak bisa ikut memantau kegiatan anak. Sistem ini punya kemampuan untuk mengenali orang-orang (guru dan anak-anak) yang tertangkap kamera, serta mengetahui posisi setiap orang. Data itu kemudian dikirim ke gadget orang tua anak-anak tersebut.

 
Anak kecil lagi nyobain Future Kindergarten 

4.    Design IC untuk Noise canceling. Ini termasuk TA yang sulit saya pahami, wajar sih karena TA ini sampe dikirim ke jepang buat lomba dan menang. Kira-kira cara kerjanya adalah menerima inputan suara (sinyal analog) kemudian di digitalisasi untuk menghilangkan noise yang ada. Sejauh ini baru di simulasikan di Spice karena ITB belum punya board yang mendukung percobaannya.

Empunya TA lagi menjelaskan topik TAnya

5.  Sistem keamanan untuk Voip. Satu lagi topik TA yang sulit saya pahami walaupun udah nonton sidangnya. Intinya agar tidak ada orang ketiga yang mengetahui isi dari pembicaraan (informasi) yang dilakukan oleh 2 orang. Yang membuat sistem ini berbeda dari sistem yang lain adalah sistem ini adalah tidak menggunakan server dan demi tujuan keamanan maka kenyamanan user harus dikurangi.

 
Ga ada foto programnya, cukuplah foto yang bikin

Okeh, review kali ini emang sangat belepotan karena saya ga sepenuhnya ngerti n bisa menjelaskan karya-karya mereka. Kalo mau nambahi atau ngoreksi dipersilahkan. Btw, masih ada review karya berikutnya, jadi jangan bosan ya.

Untuk part 1 bisa dilihat disini
Untuk part 2 bisa dilihat disini
Untuk part 3 bisa dilihat disini
Untuk part 5 bisa dilihat disini

Electrical Engineering Day 2013 (part 3)



Di post sebelumnya saya udah nambahin review 5 buah karya di EE Day 2013, sekarang saya mau review 5 karya lainnya. (intro coppas dari post sebelumnya)

Writer’s note : ga semua karya saya post disini karena emang ga semua stand saya datengin, selain karena ini berdasarkan pemahaman dan pandangan subjektif jadi tolong kasi tau saya kalo ada yang salah, termasuk nama bener topik TA nya dan anggota timnya.

1.   Sistem Monitoring rumah kaca aeroponik. Sistem ini mengukur beberapa parameter yang penting untuk pertumbuhan tanaman, yaitu suhu, kelembaban dan tingkat cahaya.Data yang diperoleh akan dikumpulkan, diolah dan dikirimkan ke gadget pemilik rumah kaca tersebut, sehingga pemilik rumah kaca bisa memonitor kondisi rumah kaca miliknya tanpa harus berada ditempat. Sistem ini juga memiliki fitur tambahan yaitu sensor yang bisa mengetahui kondisi tanah misalnya kelembaban dan keasaman tanah dan sistem penyiraman tanaman otomatis

Jangan lihat 3 orang itu, cukup lihat pipa, ember dan kotak kaca dibelakang mereka

2.   Lumen assistif robot. Menggunakan platform robot NAO untuk membuat sebuah robot yang bisa berinteraksi dengan manusia. Yang saya tau Lumen ini memiliki minimal 2 fitur, yaitu melakukan beberapa gerakan dan berpose (berjalan, menendang, mengangkat kedua tangan) dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh user.

 Lumen berpose

3.     Robot pemain bola. Robot ini adalah robot yang diikutsertakan dalam kontes robot cerdas indonesia, tepatnya robot pemain sepakbola. Sebagai pemain sepak bola robot ini bisa melihat dimana posisi gawang, bola (dan rekan tim kalo ada), kemudian bergerak mendekati bola dan menendang bola tersebut ke arah gawang, dilanjutkan dengan pose kemenangan Bisa bereaksi pada pola warna yang di. Oh iya robot ini dibuat sendiri oleh tim TA yang bersangkutan
 Seperti ini tampilan robotnya

4.     Absen kuliah dengan sidik jari. Sistem yang akan dikutuk para mahasiswa pecinta titip absen. Konsep dasarnya seperti database kuliah pada umumnya bedanya database ini ga hanya terdiri dari nama dan nim tapi juga sidik jari mahasiswa. Saat mau mendaftar kuliah kamu harus login dengan sidik jari kamu kemudian untuk absen kuliah kamu juga cukup menempelkan jari ke pemindai. 

  
Tampilan programnya
5.    Robosoccer. Ini TA yang seharusnya ga perlu maju sidang. Tim ini melatih dan menyusun strategi sebuah tim bola yang terdiri dari 5 buah robot kotak unyu. Menggunakan kamera yang terpasang diatas lapangan bisa diketahui posisi tim, lawan, gawang dan bola. Data tersebut dikirim ke komputer untuk diolah, kemudian komputer akan memberi perintah pada masing-masing robot untuk bergerak membawa bola ke gawang lawan. Nah, untuk tahun ini ada 2 tim yang ngerjain robosoccer ini, tim S2 dan tim S1. Jadi tau lah ya kenapa harusnya topik TA ini ga perlu di sidangkan.

S1 (merah) vs S2 (putih)

Nah sudah ada tambahan 5 review lagi, posting berikutnya akan membahas 5 karya lain.


Untuk part 1 bisa diliat disini
Untuk part 2 bisa diliat disini
Untuk part 4 bisa diliat disini
Untuk part 5 bisa diliat disini 

Minggu, 02 Juni 2013

Electrical Engineering Day 2013 (part 2)



Di post sebelumnya saya udah review 5 buah karya di EE Day 2013, sekarang saya mau review 5 karya lainnya.

Writer’s note : ga semua karya saya post disini karena emang ga semua stand saya datengin, selain karena ini berdasarkan pemahaman dan pandangan subjektif jadi tolong kasi tau saya kalo ada yang salah, termasuk nama bener topik TA nya dan anggota timnya.

1.    3D face recognition. Face recognition udah biasa ? ga juga sih kalo kamu ngomongi karya yang satu ini. Face recognition biasanya memiliki keterbatasan yaitu wajah yang mau dikenali harus berada pada posisi yang sama persis dengan wajah-wajah yang ada di database. Nah sistem face recognition yang ini cukup fleksibel dimana sistem ini bisa mengenali wajah orang walaupun posisi wajah orang tersebut miring (ga sama persis dengan posisi wajah di database). Apa rahasianya ? sistem ini bisa memperkirakan wajah orang yang ga tertangkap kamera dengan menduplikasi bagian wajah yang tertangkap kamera. Gampangnya kalo kamu noleh agak ke kanan, sistem ini bisa meng copy gambar wajah sebelah kiri kamu, me-mirror-kan nya lalu mem paste gambar tersebut ke wajah sebelah kanan

Tampilan alatnya
 Tampilan program yang sedang berusaha mengenali wajah
 .
2.   Sistem promosi pariwisata berbasis internet. Agak mirip dengan tugas PLO saya 4-5 taun yang lalu yaitu Sistem Informasi Pariwisata, bedanya adalah punya saya cuma konsep sementara yang ini udah direalisasikan. Ide dasarnya adalah promosi dan informasi pariwisata yang tersimpan di komputer server akan dikirimkan ke receiver yang terhubung ke layar kemudian ditampilkan di layar tersebut. Satu server bisa menangani beberapa layar sehingga masing-masing layar bisa menampilkan hal yang berbeda. Poin yang menarik adalah admin bisa mengatur tampilan di setiap layar menggunakan smartphone, tinggal login, pilih layar yang mau diatur, atur-atur ini itu, tunggu server upload data dan voila, tampilan berubah.
Di belakang kedua layar itu ada receiver

3.     Kursi pengukur detak jantung. Tingkat kesehatan dan kebugaran seseorang bisa diindakasikan dengan detak jantungnya, katanya sih begitu. Nah dengan sistem ini kamu bisa tau kamu sehat atau ngga hanya dengan duduk manis di kursi yang udah disediakan. Ga perlu nempelin tangan ke dada, leher atau pergelangan, duduk dan nyender aja nanti detak jantung kamu akan ditampilkan di layar komputer didepan kamu. Tapi ada satu hal yang ga boleh kamu lakukan sewaktu nyoba kursi ini, yaitu bicara. Kenapa ? karena sensor yang digunakan adalah mic yang ditempel disandaran kursi. Kalo kamu bicara sambil nyender, alih-alih mendengar detak jantung si mic malah mendengar curhatan kamu.
Itu Andi lagi demo alatnya, bukan lagi narsis

4.  Manipulator panas untuk tank. Sebuah tank bisa berubah menjadi mobil bahkan menghilang. Transformer ditambah mirage colloid ? errrr, teknologi kita belum sampa secanggih. Berubah jadi mobil dan menghilang yang saya maksud disini adalah berubah dan menghilang dimata sensor panas atau thermal vision. Thermal vision bisa menemukan tank yang tersembunyi di kegelapan dengan membaca perbedaan suhu tank dengan lingkungan sekitarnya. Sistem ini terdiri dari papan-papan berukuran sekitar 10x10cm yang ditempelkan di permukaan tank, papan-papan ini bisa mengukur suhu lingkungan kemudian menyamakan suhu papan dengan suhu lingkungan yang terukur. Hasilnya adalah thermal vision ga bisa menemukan perbedaan suhu antara tank dengan lingkungan. Jadi gimana caranya tank bisa berubah jadi mobil ? 

Papan kotak warna item itu alatnya

5.   Sistem kendali lampu merah. intinya adalah kamu bisa ngatur durasi lampu lalulintas berdasarkan kepadatan lalu lintas di sekitar lampu. Ini salah satu TA yang menggunakan PCD juga karena deteksi kepadatannya menggunakan image recognition dimana sistem akan mengenali mobil dan motor yang terekam kamera lalu menghitung jumlahnya. Kalo sistem mendeteksi ada banyak kendaraan yang lewat maka durasi lampu hijau akan diperlama, sebaliknya bila hanya sedikit kendaraan yang terdeteksi durasi lampu merah yang diperlama. 

Ini peraganya aja ya

Nah, sudah ada 5 karya lagi yang di review disini. Posting selanjutnya akan membahas 5 karya lagi

untuk part 1 bisa dilihat disini
untuk part 3 bisa dilihat disini
untuk part 4 bisa dilihat disini
untuk part 5 bisa dilihat disini

Electrical Engineering Day 2013 (part 1)



Tanggal 30-31 Mei 2013 saya dateng ke acara Electrical Engineering Days yang diselenggarakan oleh Prodi Elektro ITB. Isi kegiatannya itu talkshow/seminar, pameran karya dan yang paling penting sidang tugas akhir S1 elektro. Yah ga perlu saya bahas masalah sidang TA disini lah ya, sidang juga cuma kaya gitu-gitu aja kok, stengah jam presentasi, setengah jam tanya jawab, dan setengah jam demo. Yang menarik adalah ada sekitar 30 buah karya keren dari mahasiswa S1 dan S2 Elektro ITB, nah postingan kali ini saya mau bahas beberapa karya yang saya liat. 

Writer’s note : ga semua karya saya post disini karena emang ga semua stand saya datengin, selain karena ini berdasarkan pemahaman dan pandangan subjektif jadi tolong kasi tau saya kalo ada yang salah, termasuk nama bener topik TA nya dan anggota timnya.

Langsung aja nih review karya yang muncul di EE Days 

1.      Sistem kendali lampu jalan. Kalo udah diaplikasikan di jalan raya, kamu bakal berasa main film kalo lagi nyetir di jalan raya malem-malem dan ga ada kendaraan lain. Kenapa ? karena sistem ini bertujuan menghemat listrik yang digunakan untuk lampu jalan, jadi kalo ga ada mobil yang lewat lampu jalan akan padam, tapi begitu sensor mendeteksi ada mobil yang lewat maka lampu jalan berikutnya akan menyala sementara lampu jalan yang udah dilewati akan padam. Seolah lampu jalan bergerak mengiringi mobil kita yang berjalan sendirian di malam hari
 
 Ini cuma peraganya aja, bukan sistem sebenarnya

2.     Sistem penggantian batere mobil listrik. Kira-kira konsepnya sama dengan beli air minum galonan atau LPG. Kamu nukerin betere mobil listrik kamu yang udah hampir habis dengan batere yang udah terisi penuh, nanti batere yang hampir habis itu akan di charge untuk ditukar lagi dengan batere lain. Bedanya dari beli LPG adalah sistem pertukarannya udah ga pake tenaga manusia, udah ga perlu capek-capek bongkar pasang dan menggotong batere, cukuplah mesin yang ngelepas batere mobil terus menggantinya dengan batere lain yang masih penuh.

3 meja yang melambangkan mobil, penukan baterai dan tempat penyimpan baterai

3.      Oktorotor. TA ini meneruskan proyek yang udah dimulai sekitar 2-3 taun yang lalu. Setiap tahun mengembangkan bagian yang berbeda dari oktorotor. Untuk tahun ini yang dikembangkan adalah kemampuan navigasi dan pengenalan objek. ya, oktorotor ini ditujukan untuk mengikuti suatu objek yang ada di tanah, misalnya mobil. Yang cukup disayangkan adalah selama 2 taun ini, saya belum pernah melihat uji terbang oktorotor ini. 

Oktorotor

4.     Running text untuk informasi jalan. Yang saya tangkap ini adalah sistem informasi kondisi jalan berbasiskan internet menggunakan media running text. Jadi kita tinggal online pake hape (udah ada aplikasinya), milih lokasi running text yang kita mau, terus tulis apapun (misalnya ada kecelakaan, hati-hati, dll), ntar tulisan itu bakal muncul di running text yang kamu mau. Selain ngetik kita juga bisa milih ikon yang udah disediain di aplikasi itu. Satu saran aja, Jangan berikan teknologi pada polisi muda yang lagi galau 

Bayangkan status galau kamu dibaca semua orang yang lewat

5.      Brain signal. Assistive Technology untuk orang-orang yang mengalami keterbatasan fisik, misalnya kelumpuhan atau kehilangan tungkai. Sistem ini bisa membaca sinyal listrik yang dihasilkan oleh otak manusia kemudian menerjemahkannya kedalam sebuah informasi. Selanjutnya informasi tersebut akan diolah oleh komputer dan digunakan untuk melakukan suatu kegiatan Sejauh ini sistem ini sudah bisa digunakan untuk mengeja kata dan menggerakkan manipulator.

 Itu alat untuk baca sinyal otak

  
Manipulator yang digunakan

Cukup 5 dulu untuk review kali ini, nanti bakal ada part 2 dan selanjutnya untuk review karya-karya yang lain.

untuk part 2 bisa dilihat disini
untuk part 3 bisa dilihat disini
untuk part 4 bisa dilihat disini
untuk part 5 bisa dilihat disini