Tampilkan postingan dengan label memori. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label memori. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Mei 2014

Mbeeeekkkk Moment

Saya termasuk orang yang penakut, terutama kalo udah menyangkut hal-hal supranatural, lebih spesifik lagi hantu, dan makin spesifik hantu Indonesia. Untungya kemampuan supranatural saya minim banget, mungkin malah nol atau minus. Saya ga bisa ngebayangin gimana beratnya hidup saya kalo saya diberi “kemampuan”, misalnya bisa liat penampakan dimanapun n kapanpun. Yah saya kenal beberapa orang yang punya “kemampuan” dan hidup mereka biasa aja, palingan kadang-kadang cerita habis liat penampakan. 

Ironically, I’ve met this kind of girl and fell for her, let say her name is R.

Awalnya sih semua berjalan baik, pertengahan semester 7 ketemu, kenalan, jalan bareng, makan bareng, dst. Tapi pernah suatu saat kami jalan berdua di kampus dan papasan dengan seorang adik kelas yang pernah jadi gebetan saya, beberapa menit kemudian R bilang

“Kamu pernah suka ya sama dia ?”

What ??? saya ga pernah cerita masalah ini kecuali ke temen deket, dan saya yakin temen deket ini ga kenal sama R dan saya ga pernah cerita tentang gebetan ke gebetan yang lain (common sense, duh). Dan dia bilang dia tau karena bisa baca pikiran saya. Yep, she claimed that she has that kind of ability. Moreover she claimed that that is one of her many abilities, another ability is to see astral projection (Bahasa inggrisnya penampakan apa ya?). Atau gampangnya, dia bisa liat penampakan.
Mbeeekkkkkk, 

“Rrrr oookkkaaaayyy” well that doesn’t change anything actually. She still R. 

Sempet berhubungan dekat dengan orang yang punya “kemampuan” itu menarik (walau kadang bikin merinding).
Suatu ketika jalan berdua di kampus, R tiba-tiba menoleh kebelakang seolah mencari sesuatu. 

“Ada sesuatu ya ?”
“Iya kak”
“Dia ngikutin kita ?”
“Iya kak”
“Kamu atau aku ?”
“Kayaknya dia cuma ngikutin pas kita lagi barengan”
Mbeeeekkkkk

Dan beneran, di hari lain kami pake jalur lain, R lagi-lagi noleh kebelakang,
“Dia masih ngikutin kita ?”
“Iya kak, tapi dia ga bisa keluar kampus, jadi gpp kok”
“oh oke”
Mbeeeekkkkk.

Agak ga tenang, tapi R bilang gpp, yawda percaya aja, apalah saya yang buta dunia penampakan.

Pernah suatu ketika kami mau pergi ke Tahura, saya yang ngajakin secara random sementara dia cuma ngikut aja. Saya ga ada pikiran apa-apa, pingin aja kesana. Tapi ditengah jalan hujan mulai turun dan saya membatalkan niat untuk ke Tahura, akhirnya balik arah dan pergi ke kosan. Setelah sampai di kosan R bilang,
“Tau ga kak ? Tadi sepanjang jalan ke Tahura ada banyak banget kak”
Mbeeeekkkkkk.

Pernah juga ketika kami dengan ga jelasnya jalan-jalan di sekitar Dago Asri malem-malem. Dan lagi-lagi kerandoman saya mendorong untuk mengajak dia pergi ke tempat yang sebelumnya belum pernah saya datengi, dan karena emang udah malem kondisinya jadi gelap banget. Sumpah, ga ada niat aneh-aneh. Tapi waktu udah deket tempat itu, tiba-tiba R narik tangan saya,
“Ada ya ?”
R mengangguk “Dan dia kurang bersahabat”
Mbeeekkkkk. 
Okeh mari kita batalkan

Ohiya, R sempet menawarkan untuk membagi kemampuannya ke saya, but she can’t control which ability or how much degree of ability she can share, jadi saya bisa berakhir dengan kemampuan melihat penampakan dimana-mana. Tentu saja saya tolak penawaran itu dengan semangat.

Sayang sekali hubungan kami berakhir sebelum saya mendapat pengalaman spiritual lainnya (awal semester 8). At least there will be spiritual experience no more, that was what I think before.

Speed forward ke akhir semester 8, waktu saya lagi sibuk-sibuknya ngerjain tugas akhir (TA). Pada saat itu sistem TA berkelompok sudah diterapkan, dan kelompok saya terdiri dari saya, A dan N. Sekitar H-30, kami bekerja di lab sampai sekitar jam 1 malam, dan belum salat isya. A yang tidak punya sepeda motor minta diantar sampe ke pangkalan ojek terdekat, yaitu di pertigaan dekat Babakan Siliwangi. Saya turuti, ya masak dia dipaksa jalan kaki lewat baksil sendirian, serem bok. Tapi ada hal yang terlewat oleh saya, nanti setelah mengantar A sayalah yang harus lewat depan baksil sendirian (pake motor sih).

Sekarang bayangkan, sekitar jam 1 malam sendirian lewat depan baksil yang katanya kerajaan jin. Jalanan gelap banget, sepi tanpa ada tanda-tanda kehidupan selain saya, sebelah kiri sungai dan sebelah kanan hutan.
Saya yang waktu itu belum move on dari R, memilih untuk memikirkan R selama di jalan.

“kalo mau sama-sama R, hal kaya gini harus berani, ini semua ga ada apa-apanya”

Entah kenapa, pikiran saya ini dianggap tantangan oleh penghuni baksil, yang mana mereka tanggapi dengan,

“hihihihihi” suara ketawa ngikik mbak kunti terdengar jelas banget di belakang saya
Mbeeeeekkkkk

Saya yang itungannya masih perawan di dunia penampakan langsung membeku, ga bisa gerak sama sekali, di atas motor yang lagi jalan, dalam kegelapan. Tapi untungnya ga kehilangan keseimbangan dan masih bisa jaga kecepatan motor. Keringat dingin mulai keluar dan mulut udah komat kamit baca doa, kemudian suara tawa itu terdengar lagi, and thanks to that badan jadi ga kaku dan bisa tancap gas. Sampai di cisitu lama pasang telinga baik-baik, siapa tau bakal denger lagi. Untungnya ngga terdengar lagi. Fyuuuuhh. 

Setelah itu kalo A minta diantar lewat situ lagi selalu saya tolak. Kalopun mau, nanti pulangnya saya harus ambil jalan memutar, akhirnya malah A yang sungkan dan minta diantar yang lain. Maafkan saya teman.

Kamis, 25 Juli 2013

Fotografer Cilik

Jadi ceritanya minggu ini adalah minggu terakhir saya di Bandung sebelum pulang ke Malang (M nya besar). Salah satu agenda hari ini adalah ke Anex dan ke kampus untuk menyerahkan surat pengunduran diri dan bayar hutang ke temen. Pas pulangnya saya melewati lapangan rumput SR, dan entah kenapa jadi inget pernah maen bareng anak-anak rumah belajar HME ITB disana.

Yah emang baru beberapa kali sih ikutan rumah belajar, itupun ga ngajar tapi cuma main-main aja sama anak-anak SD yang bandel parah, tapi bagi saya itu cukup berkesan. Sedih juga setelah ini ga akan bisa ketemu mereka lagi, setidaknya sampe saya balik ke Bandung lagi. Hal yang paling saya ingat adalah ketika anak-anak SD itu meminjam kamera yang biasa saya bawa kemudian berebutan bergantian mengambil foto. Jadi daripada bersedih karena ga bisa ketemu mereka lagi mendingan kita liat hasil foto-foto mereka.

























Udah ga tau ini siapa yang ngambil foto yang mana

PS : saya masih ga apal nama-nama mereka, semoga aja waktu ketemu lagi masih inget walaupun cuma wajahnya aja


Minggu, 14 Juli 2013

Taro and 3 Idiot

Satu post random lagi dari saya. Ini adalah foto-foto tidak kreatif saya dan teman-teman yaitu Zagi Elektro'08, Elfady Elektro'08, dan Taro Mikrobiologi'08.


Foto ini diambil di Aula Timur ITB, pas acara kerjasama antara UKJ sama Genshiken yang namanya Inori o Nagashi tahun 2011 dan kami berempat menjadi panitia (jadi jangan heran kalo kami pakai kaos yang sama). Foto ini diambil oleh Fajar EL'08 yang juga panitia

Foto ini diambil di Lapangan CC ITB, pas acara tahunannya Apres yang namanya Ganesha Music Event tahun 2012, oleh panitia GME yang kami tidak tau namanya.

Foto ini diambil di Lapangan Segitiga ITB, pas acara tahunannya UKJ yang namanya Hotaru tahun 2012, oleh panitia Hotaru yang juga juniornya Taro di UKJ. Kali ini memang sengaja beli kaos dari 1 toko yang sama.

 
Foto ini diambil di kosannya Zagi setelah acara wisudaan juli ITB tahun 2013, oleh Adit MS'09 yang juga juniornya Zagi di Genshiken. Mungkin ini foto tidak kreatif terakhir dalam waktu dekat karena tahun ini kami semua sudah tidak kuliah di kampus yang sama lagi.

PS : Ingatkan saya untuk meng-update post ini setiap kali kami berempat bisa berkumpul lagi dan mengambil foto dengan pose yang tidak kreatif ini


Minggu, 17 Februari 2013

Mungkin Ini Alasan Saya ga Direkrut

Abis apply suatu perusahaan di jobfair, malemnya dapet sms di si mbak hrd (disingkat SMH) *sms disingkat semua
"Besok jam 09.00 ujian tertulis ya"

Padahal besoknya ada jadwal buat ujian dari jam 8 sampe jam 11an
"Mbak, besok saya ada ujian yang lain nih, gimana baiknya ya ?"

Besoknya dateng ke tempat ujian yang lain itu dan ternyata bisa diundur, yawda langsung dateng ikut ujian tulis perusahaan, eh pas udah selesai SMH sms
"Kalo jam 13.30 bisa ujian mas ?"

"Maaf mbak, ternyata ujian yang lain itu bisa ditunda, sekarang saya baru aja selesai ujian tulis nya" *agak sungkan ceritanya

"Anda, Interview, Sekarang"

"Siap, laksanakan !!!"

Kita Beda Dimensi ya ?

Dialog jaman tingkat 2 pas mau ngerjain tugas pertama WS, partneran sama Randi.

Randi : "Lo dimana ?"


Bagus : "Gw udah di CC Barat nih"


Randi : "Lah gw juga udah di CC Barat sekarang, sebelah mana ?"


Bagus : "di CC Barat bagian tengah"


Randi : "Kita beda dimensi ya ?"


Bagus : ". . . . . . . . "*semenit, dua menit, tiga menit, " Anjrot gw salah, gw di CC Timur sekarang, tunggu bentar gw ke tempat lo"


Yang kuliahnya di ITB mungkin pernah mengalam hal seperti ini

Dulu Muka Bego, Sekarang Muka Copet

Kejadian pas nemenin seseorang beli alat elektronik yang lumayan mahal.

Saya : . . . (berdiri ga jelas sambil ngeliatin produk-produk yang dipajang)
Satpam : cari apa ya mas ?
Saya : oh ngga pak, saya cuma nemenin aja (sambil nunjuk si seseorang)
Satpam : oooh (sambil manggut-manggut terus pergi)

heran terus mikir "ini kenapa satpam yang nanya ? bukannya pelayannya yang biasanya nanya ya ?" . tik . tik . tik . tik . "ANJROT, MASA TADI DISANGKA COPET ?? PARAH BANGET !!"

Yah, salah sendiri nemenin cewek cantik sementara sendirinya muka kasian gitu, wajar aja pak satpam salah sangka *jongkok di pojokan

Cakra Khan is Everywhere

Bandung, pagi menjelang siang, cerah dan panas. 3 mahasiswa tua berkumpul dan mendiskusikan masa depan sambil makan.

"eh iya, nama ITB aja menjual gitu"
"lo tau pacarnya si K kan ? cantik banget, paling cantik se SMA katanya, jauh banget sama si K yang kaya gitu"
"beneran ? ah tau gitu gw kenalan pas sidang dulu"
"terus lo tau pacarnya si R ga ?"
"Kaga"
"Ngga, anak mana emang ?"
"Ga tau, makanya gw nanya"
"gw taunya ceweknya si J sih"
"ah itu sih udah lama"
"eh iya, gw malah belum kenal cewek lo"
"nah kalo itu dia udah kenal"

diskusi berjalan lancar sampai tiba-tiba ada yang menyambar
"kalo cewek lo mana bro ?"
"iya, yang kecil itu. gw pernah kenalan di lift pas ketemu lo berdua"
". . . . . ."

dan suara Cakra Khan terdengar di kejauhan

Senin, 24 September 2012

Dialog Penggalauan

A dialog in a facebook chat, several nights ago

me : It happened to me, but I didn't feel that way

her : it means, you didn't love her enough

me : really ? if that so, then I have never love somebody before

*sorry for the bad grammar